Sunday, 23 October 2016

IMAN KEPADA MALAIKAT



IMAN KEPADA MALAIKAT
                Sesungguhnya beriman kepada malaikat adalah termasuk rukun diantara rukun-rukun iman. Maka seorang mukmin tidaklah sempurna keimanannya hingga ia beriman kepada adanya malaikat. Di antara dalil diperintahkannya kita untuk beriman kepada malaikat adalah hadis yang dikenal dengan hadis Jibril
“Jibril berkata, “Maka kabarkanlah aku tentang Iman !”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab,”Iman adalah engkau beriman kepada Allah, Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir dan engkau beriman kepada takdir Allah yang baik ataupun yang buruk”.” [HR. Muslim no. 8]
Begitu pula Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjelaskan bahwa orang yang tidak beriman terhadap malaikat maka dia berada dalam kesesatan yang jauh. Allah Ta’ala berfirman,
وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا
“Barangsiapa yang ingkar kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya dan hari akhir maka dia sungguh telah sesat dengan kesesatan yang jauh”. [QS. An-Nisa’ 4 : 136]
Syaikh Abdurrahman As-Sa’di dalam tafsirnya mengatakan, “Dan Ketahuilah, bahwasannya mengingkari salah  satu dari hal-hal tersebut seperti mengingkari seluruhnya, karena keterikatannya dan terhalangnya iman kepada sebagiannya tanpa ada sebagian yang lainnya”. [Taysir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 278]
                Setelah mengetahui wajibnya beriman kepada Malaikat, maka kita juga harus mengetahui dari apa malaikat diciptakan dan bagaimana sifat-sifatnya. Berikut penjelasannya:
Dari Apa Malaikat Diciptakan ?
Para malaikat diciptakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari cahaya, sebagaimana hadis,
عَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " خُلِقَتِ الْمَلَائِكَةُ مِنْ نُورٍ، وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ، وَخُلِقَ آدَمُ عَلَيْهِ السَّلَامُ مِمَّا وُصِفَ لَكُمْ "
Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Malaikat itu diciptakan dari cahaya dan jin itu diciptakan dari nyala api, sedangkan adam ‘alaihissalam diciptakan dari apa yang telah disifatkan kepada kalian (tanah)”.” [HR. Muslim no. 2996]
Sifat-sifat Malaikat
Sifat-sifat malaikat terbagi menjadi dua, sifat kholqiyah (fisik) dan sifat khuluqiyah (tabiat).
Sifat kholqiyah malaikat diantaranya adalah tubuhnya besar, memiliki sayap dua, tiga, empat atau lebih. Sebagaimana Firman Allah Ta’ala,
الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [QS. Fathir 35 : 1]
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Aku telah diizinkan untuk mengabarkan tentang malaikat pemikul ‘arsy, susungguhnya satu malaikat, jarak antara daun telinga sampai ke bahunya sejauh perjalanan 700 tahun”. [HR Abu Daud no. 4701, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 4727]
                Malaikat memiliki tubuh yang indah dan mulia, hal ini  disebutkan oleh Ibnu Katsir rahimahullah dalam tafsirnya ketika menafsirkan (QS. An-Najm 53 : 6)
وَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ: ذُو مَنْظَرٍ حَسَنٍ.وَقَالَ قَتَادَةُ: ذُو خَلْق طَوِيلٍ حَسَنٍ
“Abdullah bin Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata, “(yang dimaksud Dzu mirratin adalah) yang memiliki penampilan yang indah”. Dan Qatadah rahimahullah berkata, “(maksudnya adalah) memiliki tubuh yang panjang dan bagus”. [Tafsir Ibnu Katsir, 4/291]
                Adapun sifat khuluqiyah Malaikat di antaranya adalah Kiram dan bararah, Allah berfirman :
بِأَيْدِي سَفَرَةٍ .كِرَامٍ بَرَرَةٍ
“Ditangan para utusan (malaikat), yang mulia lagi berbakti” [QS. Abasa 80 : 15-16]
Maksud dari kiram dan bararah adalah Akhlak mereka dan perbuatan mereka baik dan suci [Tafsir Muyassar, hal. 585].
Syaikh As Sa’di berkata dalam tafsirnya, “Kiram adalah yang banyak kebaikan dan berkahnya, bararah (adalah baik) hati dan amalnya”. [Taysir Al-Karim Ar-Rahman, hal. 1160]
                Malaikat memiliki sifat malu, hal ini sebagaimana dalam sebuah hadis yang panjang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallan bersabda:
ألا أستحي من رجل تستحي منه الملائكة
“Tidakkah aku malu terhadap seseorang (Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu) yang malaikat pun malu terhadapnya”  [HR. Muslim no. 2401]
                Malaikat tidak disifati sebagai laki-laki atau perempuan, Allah Tabaraka Wa Ta’ala berfirman:
“Dan mereka menjadikan Malaikat-malaikat hamba-hamba (Allah) Yang Maha Pengasih itu sebagai jenis perempuan. Apakah mereka menyaksikan penciptaan (malaika-malaikat) itu ? Kelak akan dituliskan kesaksian mereka dan akan dimintakan pertanggung jawaban”. [QS. Az Zukhruf 43 : 19]
                Para malaikat tidak minum dan tidak makan, sebagaimana firman Allah Ta’ala :
Maka tatkala dilihatnya tangan mereka tidak menjamahnya (makanan yang dihidangkan), Ibrahim memandang aneh perbuatan mereka, dan merasa takut kepada mereka. Malaikat itu berkata, “Jangan kamu takut, sesungguhnya kami adalah yang diutus kepada kaum Luth.” [QS Huud 11 : 70]
                Para malaikat senantiasa bertasbih kepada Allah, melaksanakan semua perintah-Nya, tidak pernah bermaksiat dan memiliki rasa takut. Allah berfirman :
“Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya”. [QS al-Anbiya 21 : 20]
“Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [QS. at-Tahrim 66 : 6)
“Dan guruh itu bertasbih dengan memuji Allah, para malaikat karena takut kepada-Nya, dan Allah melepaskan halilintar, lalu menimpakannya kepada siapa yang Dia kehendaki, dan mereka berbantah-bantahan tentang Allah, dan Dia-lah Tuhan yang maha keras siksa-Nya.” [QS. ar-Ra’du 13 : 13]

                Meskipun disana masih ada beberapa sifat-sifat Malaikat yang lain tapi itulah beberapa sifat malaikat yang bisa kami sebutkan ditulisan yang singkat ini. Semoga dengan ini semua kita bisa mengetahui lebih jauh tentang iman kepada malaikat dan bisa meyakininya dengan keyakinan yang benar. Wallahu a’lam bish showab

0 komentar:

Post a Comment