Setelah kita baca artikel bagian 1 pada tema ini, sekarang kita akan menjelaskan bagian kedua tentang kejahatan2 setan. Silahkan menyimak.
Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu bahwa, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,”tidaklah seorang bayi yang dilahirkan dibumi ini, melainkan setan akan menyentuhnya saat keluar dari rahim ibunya”.
[HR. Bukhori]
Allah berfirman,”Maka tatkala istri imran melahirkan anaknya, diapun berkata,’ya Tuhanku, Sesungguhnya aku melahirkannya seorang anak perempuan. Dan Allah lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu. Dan anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan. Sesungguhnya aku telah menamai dia maryam dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau dari setan yang terkutuk”.
[QS. Ali Imran : 36]
Dari kedua dalil diatas dapat diperoleh keterangan bahwa semua manusia yang dilahirkan akan disentuh oleh setan dan akan digoda olehnya. Maka dapat kita ambil pelajaran dari keluarga imran bahwa istrinya mendoakan bayi yang baru saja ia lahirkan dan mendoakannya agar tidak diganggu oleh setan. Bahkan ia tidak hanya mendoakan anaknya saja, tetapi juga mendoakan keturunannya agar dijauhkan dari gangguan setan. Dengan begitu ada baiknya juka kita melahirkan seorang anak nantinya, hendaklah kita mendoakannya agar dijauhkan dari gangguan setan yang dapat menjerumuskannya dan membinasakannya. Dan hendaknya kita juga mendoakan anak cucunya agar dijauhkan pula dari setan. Hal ini adalah satu diantara cara2 untuk menjauhkan kita dan keluarga kita dari godaan dan gangguan setan.
Diantara beberapa kejahatan setan adalah sebagai berikut :
1. setan menampakkan kepada manusia mimpi2 yang menakutkan agar manusia sedih hatinya, berputus asa, dan berpaling dari jalan kebenaran.
2. setan melupakan manusia dari amalan yang baik, sehingga seorang tersebut meninggalkan amalan baik tersebut, Begitu pula setan selalu membuat manusia lupa dari mengingat Allah.. Maka dari itulah amalan yang paling disukai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang rutin/berlanjut/istiqamah walaupun amalan itu sedikit jumlahnya.
3. setan muncul disaat anak Adam mulai untuk menempuh jalan kebenaran / disaat manusia berpaling dari kebathilan dan kemaksiatan. Pada saat itu pila setan akan memata2inya dan akan menggoda orang tersebut dengan sekuat tenaga.
Setan selalu memata-matai kita, selalu mengawasi dan akan menyerang disaat kita mulai lengah. Oleh karena itu janganlah kita memberikan harta kita kepada setan sedikitpun walaupun hanya sebatas makanan yang jatuh yang masih bisa dibersihkan dan sisa2 makanan dijari dan dipiring. Seperti hadits Nabi Muhammad berikut ini.
“sesungguhnya setan itu senantiasa hadir bersama kalian, maka jika ada makanan yang jatuh hendaklah dibersihkan lalu makanlah, dan jangan tinggalkan untuk setan. Setelah makan hendaklah kalian menjilati jari2 kalian”.
[HR. Muslim]
“iblis menjawab,’karena Engkau telah menghukum aku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus; kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka. Dari kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)”.
[QS. Al A’raf : 16-17]
Begitulah ikrar iblis yang telah diabadikan didalam al Qur’an ketika ia dikutuk oleh Allah karena tidak mau melaksanakan perintah dari Allah. Oleh karena itu hendaknya kita berhati2 terhadap kelicikan dan godaan2 setan/iblis, karena setan adalah Musuh yang nyata bagi kita. Wallahu A’lam.
Ditulis oleh : tukang bangunan, cari ilmu, dunia akherat.
Surabaya, 17 November 2011 (10.08). Di pergantian pagi ke siang..
Goresan tinta seorang thalibul ‘ilmi.






0 komentar:
Post a Comment